Birunya langit hari ini mengajariku
akan suatu hal, segalanya akan selalu berganti seperti indahnya langit hari
ini, sebelumnya aku melihat mendung menutupi hamparan luas langit yang dibentang, namun angin mematuhi
melukis takdirMu mengganti kelabunya langit menjadi biru nan elok, langit
membiru seolah menitipkan senyuman matahari, mereka ingin kita selalu
tersenyum, tersenyumlah untuk sekarang dan nanti sampai waktu cukup untuk
melepas kita pergi, karena dengan senyuman segala hal yang menyiratkan
kesedihan akan berangsur menghilang dan membuat segalanya terasa lebih mudah,
kala kesedihan itu menghampiri ingatlah setiap kebahagiaan yang kita terima
selama ini, bukankah porsi kebahagiaan lebih banyak dibandingkan kesedihan,
lalu apa lagi yang kita risaukan? Karena setiap kesedihan atau kebahagiaan akan
segera berakhir dan berganti dengan peristiwa lagi, sebuah proses pembelajaran
untuk memahami mengapa kita hidup saat ini.
Aku berjalan hanya dengan mata hati,
bernafas hanya dengan tekad, aku mendaki penuh dengan teka teki, dimanakah
matahariku?
Matahariku selalu bersinar, namun
makna sinarnya hanya mengenai mereka yang mau membuka diri, meskipun cahayanya
seolah menerpa setiap insan di bumi ini, tapi tiap tiap yang menerima berbeda
mengartikannya, ada yang bingung mengapa matahari ini kadang bersinar kadang
redup, ada yang sedih kenapa matahari redup hari ini, ada yang risau akankah
dapat melihat lagi indahnya matahari hari ini, dan ada pula yang berfikir
mengapa matahari tidak pernah lelah bersinar? Kita berada dimana, kita berhak
memilih.
Matahariku selalu bersinar,
takdirnya memberi arti kehidupan ini, aku pun ingin seperti dia dengan segala
kemampuan yang aku miliki saat ini, berusaha memberi arti, bukankah kita
terlahir di dunia ini adalah dengan takdirNya, dan kita terlahir di dunia ini
bukan tanpa tujuan melainkan melestarikan amanah Allah, hidup ini pilihan, dan
aku telah putuskan, pilihan yang wajib aku perjuangkan. Aku dalam masa proses,
tapi keyakinanku sangat kuat, aku harus berjuang kawan, Yang pasti kamu dan aku mampu melakukannya!
Bila Aku jatuh nanti, Aku siap
Melompat lebih Tinggi.
No comments:
Post a Comment